Home arrow Metro Padang arrow Awasi ”Surat Sakti” di Tahap Dua

Awasi ”Surat Sakti” di Tahap Dua E-mail
Ditulis Oleh Redaksi   
Friday, 21 June 2013

Pelaksanaan PSB online diharapkan lebih transparan. Pasalnya, ketika penjaringan tahap dua, ada kesempatan bermain dengan adanya surat sakti dari para pejabat yang akan menitipkan anaknya ketika kuota tidak terpenuhi. Kendati demikian, tahapan ini diyakini oleh para politisi DPRD Padang akan lebih transparan dibanding dengan sistem PSB yang dilakukan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya proses input data langsung diakomodir oleh sistem online.

Ketua Komisi IV, Azwar Siry mengatakan, DPRD secara umum dan Komisi IV secara khususnya memiliki tiga harapan. Yang pertama, agar semua orang yang terlibat dalam proses PSB online memang betul melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya. Sehingga, pelayanan maksimal diperoleh masyarakat.

”Untuk pelayanan jangan ada ada perbedaan antarcalon siswa. Karena, semua orang memiliki hak yang sama. Sesuai dengan informasi yang disampaikan Disdik maka sekiranya memang  tidak ada pungutan apapun dalam PSB. Hal ini yang perlu kita ingatkan pada masyarakat ketika kuota nantinya tidak terpenuhi, akan ada tahap pedafataran ulang bagi mereka. Jadi tidak ada peluang bermain,” kata politisi Demokrat ini.

Wakil Ketua Komisi IV, Muharlion menyebut, PSB online tahun ini memasukkan sistem rayon. Meskipun begitu, tahun ini masih tetap diberikan kesempatan 47 persen bagi luar rayon, dan 3 persen bagi siswa di luar Kota Padang. Jumlah itu diambil dari kuota atau daya tampung penerimaan siswa di sekolah.

”Sebelumnya kita sudah undang Disdik dan beberapa kepala sekolah dalam rapat kerja. Dalam hearing tersebut telah dipaparkan tahapan dan proses penerimaan. Kesepakatan 50 persen dalam rayon dan 50 persen luar rayon dari jumlah ini, 3 persen untuk kuota siswa luar Kota Padang. Kita berharap dalam proses akan transparan dan terbuka, karena sudah ada dalam sistem dan panitia hanya tinggal memasukan nilai,” jelas politisi PKS ini.

Pada tahap penjaringan tahap II, terkait belum terpenuhi kuota, maka nantinya Disdik akan mengekspos kekurangan kuota dengan ketentuan 50:50 tadi. Kendati demikian pihaknya berharap pelaksanaan tidak ada masalah dan memang diberlakukan secara transparan dan memang berbeda dengan tahun lalu. (cr21)

 

Add comment

Aturan Main:
Seluruh layanan yang diberikan mengikuti aturan main yang berlaku dan ditetapkan oleh posmetropadang.com


Pasal Sanggahan (Disclaimer):
posmetropadang.com tidak bertanggung-jawab atas tidak tersampaikannya data/informasi yang disampaikan oleh pembaca melalui berbagai jenis saluran komunikasi (e-mail, sms, online form) karena faktor kesalahan teknis yang tidak diduga-duga sebelumnya posmetropadang.com berhak untuk memuat , tidak memuat, mengedit, dan/atau menghapus data/informasi yang disampaikan oleh pembaca. Data dan/atau informasi yang tersedia di posmetropadang.com hanya sebagai rujukan/referensi belaka, dan tidak diharapkan untuk tujuan perdagangan saham, transaksi keuangan/bisnis maupun transaksi lainnya. Walau berbagai upaya telah dilakukan untuk menampilkan data dan/atau informasi seakurat mungkin, posmetropadang.com dan semua mitra yang menyediakan data dan informasi, termasuk para pengelola halaman konsultasi, tidak bertanggung jawab atas segala kesalahan dan keterlambatan memperbarui data atau informasi, atau segala kerugian yang timbul karena tindakan yang berkaitan dengan penggunaan data/informasi yang disajikan posmetropadang.com


Security code
Refresh

< Sebelumnya   Berikutnya >